http://xpress-community.blogspot.com/

resizer
gifs

Alur Cerita Naruto 605

Kakashi menusuk tubuh Rin dengan raikiri. Obito kaget dan tidak tau alasan kenapa Kakashi membunuh Rin. Hal ini tentu saja membuat Obito sedih sekali, Dari tatapannya, terlihat jelas kalau ia sangat kaget.

(Dari sekeliling mereka, terlihat puluhan ANBU Kirigakure. Dan kelihatannya, mereka kesal)

Anbu 1: "Sial! Dia mendapatkannya!".

Anbu 2: "Padahal kita sudah susah payah mendapatkannya"

(Kakashi berlutut di depan tubuh Rin yang telah terbaring dalam keadaan tak bernyawa. Kakashi menangis, dan secara perlahan).

Kakashi: "Rin ..."

(Tiba-tiba matanya berubah ke dalam bentuk Mangekyou. Sama halnya dengan Kakashi, mata Obito juga mengalami hal yang sama. Mata kiri Kakashi dan Mata kanan Obito, kedua mata yang pada dasarnya memang terhubung itu sama-sama telah berubah ke bentuk Mangekyou).

Obito: "Waohhhh... Ini..."

Anbu 1: "!!???"

(Punggung Obito mengeluarkan banyak kayu yang runcing, mungkin dari tubuh Zetsu spiral sebagai efek dari aktifnya Sharingan, para Anbu mengetahuniya)
Obito: "Ohh.. Apa ini??..."

Anbu 1: "Hmm??"

Anbu 2: "Peningkatan kekuatan??"

(Anbu 1 langsung menyerang dengan Shuriken)
Anbu 1: "Dia sendirian..."

Obito: "Aku tak akan melupannya..."

(Namun Shuriken tembus begitu saja tanpa mengenai Obito)
Obito: "(ini) Uhhhh..."

Anbu 2: "Apa itu.??"

Anbu 1: "Apa dia menghindarinya??"

(Obito terlihat sangat marah... ia bersiap menyerang)
Obito: "Aku tak akan melupakannya... Wooohhhh"

(Namun dengan segera Obito dihadang oleh Anbu lainnya yang bertubuh gendut besar [Anbu 3])
Anbu 3: "Jangan remehkan Shinobi desa Kirigakure!!"

(Tapi dengan gampangnya Anbu 3 terkena Jutsu Obito/Zetsu Spiral yaitu Kayu runcing yang muncul dari tangan kanannya)
Anbu 3: "????!!"

Anbu 1: "Haaaahh..???"

(Obito berlumuran darah dari Anbu 3, lalu bersiap menyerang Anbu 1 yang ada didekatnya. Tapi saat Anbu 1 tidak berdaya didepan Obito, dari atas Anbu 2 dan dua orang temannya menyerang Obito..)
Anbu 2: "???""

(Namun serangan Ketiga Anbu tersebut didak berarti apa-apa karena Obito kembali menjadi Mode Tembus)

Anbu 2: "Kita tak bisa mengenainya..."

(Sontak Obito pun menyerang balik ketiga Anbu tersebut dengan tendangan membutar, sehingga mengenai semua Anbu)

Ketiga Anbu: "Gwaaaahhh"

Anbu 4 (Anbu yang lain): "Setidaknya tubuh gadis itu masih utuh, kita tidak boleh membiarkan musuh mengambilnya..."

(Obito pun tak tinggal diam, ia dengan Mode Tembus langsung berlari menembus para Anbu lain yang menghadangnya menuju Rin)
Para Anbu: "Tidak salah lagi, dia berlari menembus kita semua..."

(Anbu 4 gagal mendapatkan tubuh Rin, karena ia terbunuh oleh serangan Obito)
Anbu 4: "Gwaaaahhh"

(Kembali Obito berlumuran darah dari Anbu 4)
Zetsu Spiral: "Kau telah bisa menguasai Mokuton Sashiki No Jutsu dengan baik *(Sashiki: Ranting Tajam), Obito sekarang aku mengerti kenapa Madara mendekatimu ..."

(Dengan bengis Obito menghabisi Anbu 4 dengan jutsu kayunya)
Anbu lain: "siapa orang itu sebenarnya..."

Obito: "Dimana aku ini..."

(Obito melihat bulan lalu menggunakan suatu jutsu dimana terlihat seperti akar yang sangat besar dan jumlahnya banyak muncul memutar dari bawah tanah dan membawa semua Anbu bersamanya menuju ke atas, para Anbu ludes habisss)

Obito: "Ohh.. aku tahu... aku berada di NERAKA...

Alur Cerita Naruto 604

alur cerita naruto chapter 604
sebelumnya Obito yang telah berdiri tegak dengan memakai tubuh mahluk yang masih tersambung ke akar-akar di bawah patung Gedou Mazou memasang kuda- kuda untuk menyerang. Dan beberapa saat kemudian, iapun memukul hancur batu raksasa yang menutupi jalannya.
"Kau menggunakan kekuatan patung itu saat terhubung pada akar, tidak buruk juga" Ucap Zetsu putih. "Aku cukup bagus kan?" Tubuh Tobi yang menutupi Obito bertanya. "Ya" Ucap Obito, dan lalu topeng yang menutupi kepalanya menjadi terbuka.
Di sisi lain, ribut-ribut setelah menghancurkan batu tadi membuat kakek Madara terbangun dari tidurnya. "Apa kau akan pergi?" Lelaki tua itu bertanya.
"Aku berterimakasih karena kau telah menyelamatkanku" Tobi melepas paksa sesuatu sejenis kabel yang menghubungkan tubuh yang dipakainya dengan akar di bawah Gedou Mazou. "Tapi, aku tetap akan pergi, aku harus pergi" Ucapnya. "kau terlalu terburu- buru ... Terlalu dini untuk berterimakasih padaku" "Aku tak berpikir kalau aku akan datang kemari lagi" Ucap Obito. "Setidaknya, aku berterimakasih padamu, aku pergi" "Kau ... Kau akan kembali lagi kesini ... Dan saat itu kau akan benar-benar berterimakasih padaku" Ucap Madara. Sementara Obito, kelihatannya ia tak begitu peduli dan langsung bertanya pada Zetsu putih, "Kau yang putih itu, dimana Kakashi dan Rin!? Tunjukan jalannya padaku!!!" "Yang sedang menempel di tubuhmu itu pada dasarnya adalah salah satu clone ku, kita bisa saling berkomunikasi menggunakan telepati ... Aku punya banyak clone yang tersebar di bawah tanah berbagai tempat, dan kami saling bertukar informasi" Jelas Zetsu putih. "Aku akan membawamu kesana menggunakan informasi itu" Ucap tubuh Tobi yang Obito kenakan. "Suara ini, mahluk berbentuk spiral ... Ya, tolong bawa aku kesana!" Dengan cepat merekapun melesat, Obito dan tubuh yang dipakainya itu. Tapi sebelum benar-benar keluar dari gua itu, mereka melewati suatu ruangan yang disana terdapat beberapa senjata raksasa dan jubah hitam. Lalu setelah mengambil salah satu jubah dan memakainya, merekapun benar-benar keluar.
"Beritahu aku keadaan Rin dan Kakashi sekarang!" Pinta Obito. kemudian, Tobipun mencari-cari informasi menggunakan telepati. "Hmm, menurut data yang ku dapat dari rekan- rekanku, mereka sedang dalam masalah besar!! Dia bilang kalau itu suatu babi percobaan dari Desa Kabut, aku tak begitu mengerti ... Dan ngomong- ngomong, Masing-masing Kakashi dan Rin dikepung oleh banyak shinobi yang kemampuannya setara Jounin atau ANBU"
"Apa yang guru Minato lakukan?" Obito kembali bertanya. "Siapa?" "Aku bilang, apa yang Kilat Kuning lakukan?" "Hmm, aku rasa dia sibuk dengan misi lainnya ..." "Di waktu seperti ini!?" Obito kesal, dan lalu teringat saat-saat terakhir sebelum mereka berpisah, saat Kakashi berjanji untuk melindungi Rin.
"Kakashi ... kau sudah berjanji! Kumohon, lindungilah Rin!! Aku akan datang di saat yang tepat!" Ucap Obito dalam hati, sambil terus bergegas menuju tempat itu. "Obito ... Sepertinya mereka akan mulai bertarung" Ucap Tobi. "Dan, ada sesuatu yang ingin aku sampaikan padamu" "Apa!?"
"kau lebih lemah daripada aku ... Dan tubuh kecilmu yang sedang terluka ini dibungkus olehku. Pada dasarnya, aku melindunginya" "Lalu kenapa?" "Aku rasa akan lebih baik kalau aku bertarung ..."
"Madara mengatakannya juga, Sharingan bisa mengeluarkan kekuatan penuhnya jika mata kanan dan kiri bersama ... Kakashi, yang memiliki mata satunya sedang berada di medan pertempuran ... Kombinasiku dengannya pasti lebih baik ... kakashi dan aku akan melindungi Rin!!" Ucap Obito. "Juga tubuh Hashirama buatan yang tertanam pada tubuhmu, kalau kau menggunakan kekuatan Senju dan Uchiha, kau mungkin akan mendapat kekuatan yang belum pernah dilihat sebelumnya, tapi ..."
Shrasssshhh ... Air berjatuhan dari langit, bagai hujan. "Aku rasa cuaca hujan, api ..." "Aku mendapat info dari rekan-rekanku, kelihatannya, tempatnya disini" Ucap Tobi. Di depan, tampak ledakan- ledakan yang kelihatannya dari air. "Ayo maju!!" Deg ... Suatu perasaan tiba-tiba terlintas di benak Obito. "Ukhhh!!!" Obito menahan rasa sakit di bagian matanya yang kosong. Obito menutupi mata kirinya. Dan tiba-tiba, suatu bayangan terlintas, suatu bayangan kalau jantung Rin ditusuk oleh seseorang ... "Akkkh, apa ini!? Jangan membayangkan hal yang bukan0bukan di saat seperti ini!!! Sedikit lagi ... Sedikit lagi aku sampai" Obito membulatkan tekad, dan ia terus melangkah ke depan. Sampai akhirnya, suatu pemandangan yang benar- benar tak terduga terlihat di depannya. Apa yang tadi terlintas di benaknya, ternyata bukan hanya khayalan semata. Hal itu benar-benar terjadi. Di depannya, tampak seseorang telah menusuk jantung Rin. Dan yang sangat tidak terduga, orang yang melakukannya tak lain adalah Hatake Kakashi. "Ka-Kakashi ..." Ucap Rin untuk terakhir kalinya.

Alur Cerita Naruro 603

"Sudah berapa lama sejak aku datang kemari?" Obito bertanya-tanya,
"Aku rasa sudah cukup lama kan ..."
"Bukankah itu bagus? Kau tak perlu membayar uang sewa" Ucap sesosok mahluk putih yang ada di depannya, Zetsu, yang juga bersama dengan mahluk lain berkepala mirip topeng Tobi. "Tanpa makananan ... Tanpa toilet ... dan bahkan tanpa buang air" Ucap mahluk mirip Tobi itu.
"Jangan samakan aku dengan mahluk seperti kalian, hanya setengah dari tubuhku yang menggunakan bahan aneh ini" Ucap Obito, masih kesal. "Tapi berkat itu, kau bisa bertahan tanpa makan atau minum, harusnya kau senang" Ucap Zetsu,
Zetsu putih. "Kami juga tak mau disamakan dengan dirimu, tubuh buatan yang tanpa perasaan"
"Kami memang manusia buatan, tapi kami memiliki perasaan! yah, meski kami tidak buang air sih xixixi..... Dengan kata lain, kami adalah mahluk yang lebih baik daripada dirimu, kosakata dan otak kami juga lebih hebat" "Diam!! coba buktikan kalau kalian lebih hebat dari aku"bentak obito!!!
"Ehm, kami ..."
"Sedang ..." "Mengawasimu" Zetsu putih dan tubuh Tobi itu berbicara bersama-sama. "Jangan bicara di saat yang sama, itu membuatku kesal!!!"teriak obito semakin tambah kesal
"Kami membantu penyembuhanmu, karena Madara memerintahkan kami untuk memastikan kau sembuh dan menjadi berguna saat dia bangun nanti"ucap zetsu!!" "Cih! Dia meminta boneka- boneka mengawasiku sementara dia tidur siang? Aku akan segera keluar dari sini dan kembali ke tempat Rin dan Kakashi"cibir obito kepada zetsu!!"
"Mustahil, tak ada jalan keluar disini" Ucap tubuh Tobi itu. "Setelah memerintahkan kami untuk mengurusmu, dia menutup gerbangnya dengan batu raksasa. Tapi ngomong-ngomong, daritadi kau terus saja bilang Rin Rin Rin, apa kau berencana mencari bel? Lalu kau juga bilang Bodoh Bodoh Bodoh dan Kakashi Bodoh"
"Ah benar, dia juga bilang begitu"
"Apa maksudnya itu ya?"
"Hmm, kenapa tak kita tanya pada dia saja?"
"Hei, memangnya aku benar-benar bilang begitu ya?"umpat obito "Uhm, apa aku boleh bertanya sesuatu?" Mahluk bertubuh Tobi itu hendak bertanya.
Eh!!!" "Panggilan alam, dengan kata lain, bagaimana rasanya saat buang air besar?"
"Bodoh!!!!! Kau juga sebodoh Kakashi, kenapa kau begitu tertarik dengan buang air!!!?"ucap obito "Aah, jangan marah begitu" Ucap Zetsu, "Kalau begitu beritahu kami tentang Rin dan si bodoh Kakashi"
"Aku membencimu, kau yang bertubuh spiral itu, dan dimana yang putih satunya pergi?" "Dia keluar untuk mencari informasi"
"Eh!? kalian bisa pergi keluar!!???" Obito kaget. "Ya, kami bisa bergerak menembus tanah" "Huh, ada-ada saja ... Aku terkurung disini, dengan orang yang bicara omong kosong ..." "Maaf sudah berbicara mengenai buang air" Ucap si Tobi.
"Bukan, maksudku yang dibilang oleh Madara" Ucap Obito. "Ku rasa dia memang tidak bagus saat bicara dengan bocah" "Mrubah takdir atau apalah itu aku tak mengerti ..."
"Yah, sederhananya dia mau bilang kalau ia muak dengan segala hal buruk yang ada di Dunia dan akan menciptakan Dunia impian yang hanya terdiri dari hal-hal bagus saja ... Dalam dunia mimpi, kau bisa melakukan apa saja, bahkan membangkitkan orang yang sudah mati" "Dalam Dunia mimpi?" "Yah, dia mau menciptakan negeri mimpi yang luas menggunakan genjutsu dan membawa semua orang kesana ... Yah, lebih dari sekedar membawa, dia akan memaksa mereka untuk pergi kesana, selamanya"
"Dengan genjutsu? Kedengarannya begitu bodoh sampai aku tak mengerti" Ucap Obito. "Kalau kau memiliki kekuatan sebesar Madara, kau bisa melakukan apa saja ... Sekarang dia lemah jadi ia tak bisa, dan itulah kenapa ia melakukan semua persiapan ini ..."
"Yah, apapun itu aku tak peduli ... Yang terpenting, aku akan pergi meninggalkan tempat ini!!" Sejak saat itu, Obito terus berlatih. Berlatih berdiri, berjalan, sambil terus terbayang segala kenangannya bersama Rin, kakashi, gurunya. Obito terus berlatih, tangan dan kakinya mulai tumbuh dan terus berlatih, terus begitu ...
"Aku sudah mulai bisa, sedikit lagi ..." Pikir Obito, yang terbaring di ranjang dengan tubuh yang sudah mulai pulih, serta rambut yang sudah mulai memanjang. "Sedikit lagi dan aku akan bisa bertemu dengan kalian ... Rin ... Kakashi ..." "Aku baru saja datang dari luar!!!!" Tiba-tiba Zetsu putih datang, mengejutkan lamunan Obito. "Rin dan si bodoh Kakashi itu sedang dalam bahaya!!!"
"Apa yang terjadi!!?" Obito kaget dan langsung bangun. "Mereka hanya berdua dan pasukan Shinobi Kirigakure mengepungnya!!!" Zetsu memberitahu. kemudian, Obitopun segera tanggap, cepat dan langsung menghantam batu yang menjadi penutup jalan. Akan tetapi, batu itu masih begitu tebal dan kuat, hingga membuat tangan kanan yang belum begitu kuat itu kembali rusak.
"Gaaaah ..." "Kau belum bisa menghancurkan batu itu" Ucap Tobi.
"Aku harus ... Menyelamatkan Rin dan kakashi ..."ucap obito "Kalau begitu, kau boleh memakai tubuhku" Mahluk Tobi membuka tubuhnya dan lalu menyelimuti Obito. Awalnya Obito kaget, kenapa mereka mau membantu, "Kalian orang- orangnya Madara kan? Apa ini akan baik-baik saja?"
"Madara itu orang baik" Ucap Zetsu. "Kau ingin menyelamatkan Rin dan kakashi kan?" Obito terdiam ... Dan lalu berkata, "Terimakasih"

Alur Cerita Naruto 602



ALUR CERITA NARUTO CHAPTER 602.
Judul : Hidup
Apa yang terjadi setelah hari itu..??

by, Deidara senpai

sebelumnya..madara dan obito telah bertarung melawan naruto dan kawan"..naruto menyerang madara dengan rasengan, tapi tidak mempan..di akhir chapter sepertinya obito akan menceritakan bagaimana dia bertemu dengan madara..yah kurang lebih seperti itulah..dan ini cerita selanjutnya..
flasback-------
tampak obito terbaring tak berdaya dengan wajah di perban..madara duduk di sebelahnya untuk menolongnya..
mata itu..apa kau seorang uchiha juga..? "tanya obito pada madara"
siapa tahu.."jawabnya"

apa dia yang menyelamatkanku..?"gumam obito"
tapi kau bilang ini diantara dunia ini dan dunia lain..dimana aku..ini tampak gelap..aku tak bisa melihat dengan jelas.."lanjut obito yang terbaring tak berdaya"

madara waktu itu tampak tua ..wajahnya sudah keriput.

ngomong" siapa kau..apakah kau shinigami..?makhluk yang membawa roh ke surga apa ke neraka..? "tanya obito cerewet"
madara masih diam saja...

waaaaaaaaaa..aku tidak mau mati..toooloooong..!!! "teriak obito panik"
tubuhnya dan kepalanya semua di perban..

aku melihat sabit..pasti kau adalah shinigami yang menyerang uchiha..dulu tujuanku untuk menolong orang tua!!
aku memang serung melanggar aturan..tapi kupikir ini sepadan!! tolong jangan masukan aku ke neraka!! "teriak obito panik karena melihat sabit"

aaakkhh.."gumam obito"
lau merasakan sakit..karena kau masih hidup.."ucap madara"
obito diam...

tapi memang keajaiban bahwa kau masih hidup..aku tidak mengerti batu itu tidak menghancurkanmu..kau seperti bisa lolos dari runtuhan batu itu.."jelas madara"
benarkah..??"tanya obito"
kau sedang berada di ruang bawah tanah..dekat dengan runtuhan batu itu..tapi setengah tubuhmu memang hancur..tapi aku sudah merawatnya.."ucap madara pada obito"
kau menyelamatkanku..?"tanya obito"
madara hanya diam..
terima kasih.."ucap obito lagi"

masih terlalu cepat untuk berterima kasih..karena kau harus membayarnya..kau bilang tujuanmu adalah untuk menolong orang tua.."ucap madara"
iya,,,tapi apa yang kau inginkan..?"tanya obito"
madara diam tak langsung menjawab..masih diam..

menyembuhkan kakimu..?"sela obito"
bukan.."ucap madara"
maaf..tapi aku tidak bisa berlama-lama disini..kalau aku masih hidup..aku harus kembali ke konoha..
seperti apa perang berlangsung..aku bisa membangkitkan mangekyo..aku bisa menyelamatkan teman-temanku.."ucap obito sambil mengingat kakashi dan rin"

mendengar kata" obito madara hanya diam dan berpikir..
melindungi temanmu..?"gumam madara"
apa..?? "sahut obito"
dengan tubuh seperti itu kau tidak bisa kembali.."jelas madara"

tunggu ..aku sudah bisa mengendalikan mata itu..sekarang aku yakin..kita bisa bekerja sama.."pikir obito sambil mengingat kejadian waktu bersama kakashi dan rin"
aku bisa menjadi shinobi yang bisa melindungi.."ucap obito pada madara"

lihat kenyataannya..duania ini penuh dengan hal-hal yang tidak kau inginkan..lebih lama kau hidup..kenyataannya akan lebih menyakitkan, menyiksa dan kosong.."ucap madara"
obito hanya diam..kenapa orang ini..?"pikir obito heran"

dengar ..dunia ini..dimana ada cahaya pasti akan ada bayangan..selama ada pemenang..pasti ada yang kalah..keinginan untuk mendapatkan perdamaian hanya akan menyebabkan perang..dan kebencian untuk melindungi yang dicintai..
itulah penyebab hubungan itu tak dapat terhindarkan..umumnya.."ucap madara menjelaskan pada obito"

dia sangat serius..sepertinya akan lama.."keluh obito dengan gaya O'On'nya"
jadi..dimana aku sekarang..?"tanya obito"
ada beberapa orang yang selamat karena kau terluka..benarkan..?"tanya madara"

mendengar kata" itu obito langsung teringat dengan kejadian waktu dia tertimpa batu..lalu..
apa yang kau inginkan..aku tidak ingin berada disini selamanya hanya..aaaakhh.."teriak obito terputus"
kalau kau ingin pergi..lakukanlah..itupun kalau kau bisa bergerak.."ucap madara"

tunggu ini aneh..kenapa kakek dengan sharengan sendirian disini.."pikir obito heran"
aku tahu semua orang tua yang ada dikonoha..tapi aku tak pernah melihat kakek ini..artinya dia bukan shinobi dari konoha..dengan kata lain.."pikir obito masih penasaran bertanya" sendiri"

lalu obito mencoba tanya langsung ke kakek itu..kek..apa kau ninja pelarian..? siapa kau..?"tanya obito"
lalu madara duduk agak jauhan dari obito dan menjelaskan..
aku adalah hantu dari uchiha.."jawab madara"
obito kaget..!!!!

MADARA UCHIHA!! "jelas madara pada obito yang saat itu belum tahu siapa kakek itu"
madara....?????? "ucap obito terkejut" obito diam sejenak..lalu..
madara maksudmu..nenek moyangku madara uchiha..?
madara harusnya sudah mati sekarang..kita ini sudah ada dijaman yang sudah jauh sekali.."teriak obito tak percaya"
jadi menurutmu lebih memungkinkan kalau aku bilang kalau aku ini shinigami ya,,? yah..boleh saja kau aku ini shinigami.."ucap madara"
obito makin bertanya-tanya tak percaya..

karena realita ini adalah neraka.."lanjut madara"
tampak dari rambut madara ada sebuah seperti tali panjang yang menghubung ke akar" pohon..dan akar" itu tumbuh menjadi bentuk manusia yang bergelantungan..

aku lari dari kematian..jika aku tak menyerap chakra dari mazou itu..aku akan langsung mati.."tambah madara"

aku mau pulang.."rengek obito sambil merangkak dari ranjang dan terjatuh"
pan pan=----------------

menyerulah..tak ada jalan keluar dari sini..lagipula kau dan aku tak mungkin bisa meninggalkan tempat ini..dengan tubuh kita ini.."jelas madara yang masih duduk santai"
uughh.."rintih obito"
jika kau bergerak..tubuh hashirama buatan yang ku tancapkan kepadamu akan robek..apa kau ingin mati..?"ucap madara"
disana tampak semua akar" pohon menjadi bentuk manusia..

lalu madara meminta sesuatu pada obito..
ada beberapa hal yang aku ingin kau lakukan mulai sekarang ini..aku sudah menyelamatkanmu..jadi jangan bersi keras untuk mati.."pinta madara"
apa yang kau mau..? apa yang seorang kakek tua sepertimu inginkan dari seorang bocah..?"tanya obito"
aku ingin mengubah takdir dari dunia ini..dunia untuk pemenang..dunia untuk kedamaian..dunia untuk kasih sayang..aku ingin membuat dunia seperti itu.."jawab madara"
aku tak peduli..aku hanya ingin kembali dimana yang lain berada.."ucap obito mbanggel"

seperti yang kubilang..disini sesuatu berjalan tak seperti yang kau inginkan..suatu hari nanti..kau akan sadar juga..
kau boleh mati jika kau menginginkannya..tapi aku akan mengambil sharinganmu.."jelas madara"
tampak obito masih tak bisa berdiri dan hanya tergeletak di tanah..

kenapa kau inginkan mataku..kau kan sudah punya sharingan.."teriak obito"
tidak..kutinggalkan mataku yang sebenarnya ke orang lain..yang ini hanya untuk sementara saja..aku akan senang jika aku punya beberapa lagi.."jelas madara pada obito"

mendengan kata" madara sepertinya obito mulai berpikir sesuatu..atau mungkin obito salah menanggapi kata" madara.."mungkin"

itu berarti..bersama kakashi aku bisa lebih kuat,,dan akhirnya kami berdua bisa melindungi rin..
aku tak boleh membuang waktu disini..tunggu aku kakashi..rin..aku masih hidup.."pikir obito"

SEMANGAT PANTANG MENYERAH!!!
 
.